unmul

TWKM 26 dilaksanakan di Universitas Negeri Lampung

16 March 2015 adminimapa Kegiatan

Kenal medan divisi Arung Jeram dilaksanakan mulai tanggal 2-6 desember 2014 di Sungai (Way) Semaka. Sungai  tersebut terletak di Kabupaten Lampung Barat . Kenal medan divisi Arung Jeram  diikuti oleh 32  orang peserta. Keberangkatan dari kampus Universitas Negeri Lampung(UNLAM)  pada pukul 08.00 WIT. Divisi panjat tebing, divisi gunung hutan, divisi susur goa, dan divisi diving secara bersamaan berangkat menuju lokasi Kenal Medan dengan menggunakan bus sebagai kendaraannya. Setelah keesokan harinya tim Kenal Medan Arung Jeram baru memulai keberangkatannya pada hari selasa 02 Desember 2014 pukul 08.00 WIB dengan menempuh sekitar 7 jam perjalanan akhirnya sampai di Desa Tugu Ratu, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Lampung Barat . setibanya disana kami langsung menemui pak Peratin kepala desa Tugu Ratu untuk memulai kegiatan di rumah beliau. Sekitar pukul 20.00 WIB TIM Kenal Medan Arung Jeram melakukan Brifing untuk kegiatan besok dan pukul 22.00 WIB kamipun beristirahat di tempat yang disediakan kepala desa.

Bakti Sosial TIM KM Rafting di Desa Tugu Ratu

Bakti Sosial TIM KM Rafting di Desa Tugu Ratu

Rabu 03 Desember 2014, pukul 05.00 WIB kami bangun dan bersiap-siap untuk melakukan kegiatan namun sebelumnya kami memulai olahraga atau senam pagi pukul 06.00 WIB di sekitar desa tugu ratu yang di arahkan oleh coordinator. Dan di lanjutkan sarapan pagi pukul 08.00 WIB di rumah kepala desa. Setelah semua peserta selesai sarapan pagi, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial membersihkan halaman di sekitar mesjid Desa Tugu Ratu pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan oleh peserta kenal medan arung jeram bersama panitia dan masyarakat desa. Pukul 12.00 WIB kami istirahat dan makan siang dan pukul 13.00 WIB kegiatan bakti sosial kami lanjutkan dengan mengecat bagian pagar yang berada di depan Masjid dan kegiatan bakti sosial ini di akhiri dengan serah terima semen yang nantinya akan digunakan untuk memperbaiki lantai-lantai yang sudak kropos. pukul 17.00 WIB kami istirahat dan makan. Pukul 19.00 WIB bami berkumpul di rumah kepala desa untuk berdiskusi/sharing tentang kegiatan arung jeram yang di isi oleh padang priyo utomo selaku Narasumber dari MAPALA UNILA. Setelah diskusi selesai semua peserta istirahat pada pukul 23.00WIB.

Kamis, 04 Desember 2014 pukul 05.00 WIB peserta dibangunkan oleh coordinator dan dilanjut olahraga/ senam pagi di lapangan sekitar desa tugu ratu yang di arahkan oleh koordinator pada pukul 06.00 WIB. Kemudian dilanjut sarapan pagi pada pukul 08.00 WIB setelah semua peserta selesai sarapan pagi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan bersama (flatting) di sungai way semaka yang di arahkan langsung oleh coordinator lapangan pada pukul 09.00 WIB. Setelah pukul 12.00 WIB semua peserta kembali ke kediaman kepala desa untuk ISHOMA. Dan kegiatan dilanjut kembali pada pukul 14.00 WIB dengan agenda yang sama yaitu latihan bersama (flatting) di sungai way semaka. Setelah semua peserta selesai melakukan latihan, kamipun diarahkan kembali ke tempat kepala desa untuk kembali istirahat dan membersihkan diri pada pukul 17.00 WIB dilanjut kembali pada pukul 20.00 WIB degan agenda technical meeting dan sharing/ diskusi yang diisi oleh Upstream Rafting Indonesia. Technical meeting ini berlangsung dengan Tanya jawab dari para peserta dan kawan-kawan dari panitia yang kemudian dilanjut istirahat pada pukul 22.00 WIB

TIM KM Rafting ketika melakukan Bakti Sosial di desa Tugu Ratu

TIM KM Rafting ketika melakukan Bakti Sosial di desa Tugu Ratu

saat melakukan latihan dayung kering sebelum melakukan aplikasi

saat melakukan latihan dayung kering sebelum melakukan aplikasi

Jum’at, 05 Desember 2014 pukul 05.00 WIB semua peserta di bangunkan oleh coordinator untuk bersiap melakukan olahraga seperti siasanya pada pukul 06.00 WIB di lapangan sekitar desa tugu ratu yang di pimpin oleh coordinator acara. Setelah dilakukannya olahraga,semua peserta diarahkan untuk sarapan pagi pada pukul 08.00 WIB di rumah kepala desa dan dilanjut pada pukul 09.00 WIB dengan kegiatan pemanasan pengarungan/ latihan flatting di sungai way semaka, setelah kegiatan berlangsung, peserta kembali ke kediaman kepala desa untuk ISHOMA pada pukul 11.00 WIB. Kegiatan dilanjut kembali pada pukul 13.00 WIB dengan mengarungi trip pertama yaitu di mulai dari bendungan yang berada tidak jauh dari rumah kepala desa. Peserta di bagi menjadi Sembilan TIM yang masing-masing TIM di dampingi oleh upstream rafting Indonesia. Kegiatanpun diawali oleh do’a dan kemudian dilanjut oleh tim pertama dan kedua yang terlebih dahulu menuruni sungai dan diikuti oleh TIM lainnya. Sungai dengan panjang 27 KM dan lebar penampang sungai 10-20 M di tambah tingkat kesulitan diatas grade III+ peserta di hadapkan oleh rintangan yang cukup menantang dan memacu adrenaling tentunya. Dan tidak sedikit peserta yang jatuh kedalam air dan merasakan gulungan ombak yang tercipta dari sungai yang dikenal dengan jeramnya tersebut. Pengarungan dilakukan selama satu setengah jam dengan ketinggian start 225 Mdpl dan finish di bendungan kedua tepatnya di ujung jalan yang mengarah ke hilir sungai. Setelah semua tim tiba di bendungan yang menjadi tempat finish tersebut, perahu dinaikan ke atas mobil untuk diangkut kembali ke kediaman pak kepala desa. Dengan menggunakan kendaraan berupa mobil pick-up, semua TIM beranjak dari tempat finish menuju kediaman kepala desa dengan menempuh waktu kurang lebik 20 menit perjalanan. Sesampainya di lokasi pada pukul 15.00 WIB semua TIM merapikan semua peralatan yang digunakan pada saat mengarung dan menyimpannya dengan rapi, setelah semua selesai dirapikan, semua peserta membersihkan diri dan di lanjut ISHOMA pada pukul 16.00 WIB. Pukul 20.00 WIB peserta dikumpulkan untuk melakukan evaluasi kegiatan yang baru saja dijalankan dan dilanjut dengan briefing kegiatan yang akan dilaksanan keesokan harinya.  Setelah semuanya tersampaikan, kamipun beristirahat seperti biasanya pada pukul 22.00 WIB.

latihan flating sebelum terjun ke jeram sebenarnya

latihan flating sebelum terjun ke jeram sebenarnya

 

Sabtu, 06 Desember 2014 pukul 05.00 WIB peserta bangun seperti biasanya dan merapikan seluruh perlengkapan pribadi, dan dilanjut dengan rutinitas olahraga pagi seperti biasanya dengan didampingi oleh coordinator yang mengarahkan semua peserta untuk mengikuti plahraga pagi di lapangan sekitar desa tugu ratu. setelah semua peserta selesai melakukan olahraga pagi, kamipun diarahkan untuk sarapan pagi seperti biasanya pada pukul 08.00 WIB dengan menu yang berbeda. Sehabis makan kamipun bergegas kembali untuk mempersiapkan semua peralatan yang akan di gunakan untuk pengarungan terakhir di sungai way semaka tersebut. Namun pengarungan yang akan dilakukan pada hari terakhir ini tidak sesuai dengan jalur yang dijanjikan yaitu memulai start dari desa Tugu Ratu dan Finish di Desa Talang Asahan, yang berada di kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Hal ini disebabkan oleh kondisi sungai yang sedang tidak bersahabat dan ditambah lagi dengan banyaknya peserta yang lebih memilih mengarung di jalur pendek. Setelah peserta bernegosiasi dengan Faisal Mahdi Syamal atau biasa di sapa Bentoel selaku coordinator acara dan di dampingi dengan beberapa panitia, akhirnya mereka memutuskan untuk membatalkan pengarungan panjang yang menempuh waktu kurang lebih 10 jam pengarungan dengan jarak tempuh kurang lebih 27 KM dengan titik finish di desa Talang Asahan. Setelah itu kamipun kembali mengarungi jalur pendek pada pukul 09.00 WIB dengan menambah waktu pengarungan sedikit lebih lama untuk menambah kemampuan seluruh peserta. Setelah dirasa cukup, peserta di arahkan kembali ke kediaman kepala desa pukul 12.00 WIB untuk ISHOMA dan mempersiapkan semua perlengkapan untuk kembali di bawa pulang.  Setelah semua peserta membersihkan diri dan packing, kamipun berkumpul kembali di kediaman kepala desa untuk berpamitan dan sekaligus meminta izin kembali ke Universitas Lampung. Kemudian semua peserta membantu mengangkat barang-barang yang di masukan ke dalam mobil, setelah selesai kamipun memulai keberangkatan menuju Universitas Lampung Pada pukul 13.30 WIB. Dengan menempuh waktu kurang lebih 10 jam dengan menggunakan angkutan bus, akhirnya kami tiba di Universitas Lampung pada pukul 23.30 WIB di ikuti KM Mountaineering yang setelah itu menyusul tiba di Universitas Lampung dan di ikuti oleh KM Rock Climbing, Caving, dan Diving. Setelah kami tiba  semua peserta langsung memenuhi tempat istirahat.

Minggu, 07 Desember 2014 pukul 06.00 WIB semua peserta TWKM di bangunkan untuk bersiap mengikuti penutupan acara Temu Wicara dan Kenal Medan di gedung serbaguna Universitan Lampung. Kegiatan dilakukan pada pukul 08.00 WIB Hingga selesai. Penutupan yang berlangsung ini di tutup oleh ketua MAPALA Universitas Lampung dan di hadiri oleh beberapa pejabat Kampus. Setelah kegiatan usai, peserta di hibur oleh beberapa band yang di hadirkan oleh tuan rumah TWKM. Hiburan ini terus berlanjut hingga larut malam dan beberapa peserta ikut menyumbangkan suaranya sambil diiringi oleh musik band yang ada dan tidak sedikit pula peserta yang langsung melanjutkan perjalanan pulang setelah acara penutupan selesai. Hingga keesokan harinya senin, 08 Desember 2014 pukul 07.00 WIB peserta yang bertahan bersama-sama melangkah menuju kediaman masing-masing.

Rabu, 10 Desember 2014 pukul 08.00 WIB perwakilan peserta TWKM berkumpul di sekitar bundaran Hotel Indonesia untuk melancarkan aksi damai kepada presiden Indonesia jokowi. Aksi ini di hadiri oleh perwakilan MAPALA dari setiap universitas yang ada. Setelah aksi di bundaran hotel Indonesia (Bundaran HI) kami melanjulkan aksi di depan istana Negara yang berada tepat di depan Tugu Monas pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini di akhiri pada pukul 17.00 WIB dengan melakukan foto bendera dan slayer dari setiap lembaga yang hadir. Namun kegiatan ini tidak berakhir sampai sini, peserta kemudian di arahkan oleh coordinator lapangan menuju Universitas Bung Karno untuk berkumpul dan berdiskusi seputar lingkungan bersama MAPALA yang berada di Universitas Tersebut.

TWKM 26 KM Rafting


Leave a Reply

Powered by WordPress and HQ Premium Themes.